Saksi Kata
Menu
Kesehatan

Dinkes Bengkulu Catat 15.961 Kasus ISPA, Kenaikan Disebut Tak Signifikan

Saksi KataBacaan 1 menit

Dinkes Bengkulu Catat 15.961 Kasus ISPA, Kenaikan Disebut Tak Signifikan

BENGKULU - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mencatat 15.961 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA selama Januari–September 2026, dengan peningkatan yang disebut tidak terlalu signifikan meski kewaspadaan terhadap kabut asap tetap diperlukan.[14]

detikSumbagsel melaporkan keterangan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bengkulu Edriwan Mansyur pada 20 Oktober 2026 bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi pencatatan kasus di sejumlah kabupaten/kota selama sembilan bulan.[14]

Catatan bulanan provinsi paling tinggi berada pada Januari dengan 2.028 kasus, sedangkan September mencatat 1.774 kasus dan Kota Bengkulu menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak dalam data itu.[14]

Edriwan mengimbau warga memakai masker saat harus keluar rumah serta mengurangi kegiatan di luar apabila asap makin pekat, termasuk menghindari pembakaran sampah, pekarangan, dan lahan.[14]

Dinkes menyiapkan fasilitas serta tenaga medis untuk mengantisipasi gangguan pernapasan, sementara warga dengan batuk, pilek, sakit tenggorokan, atau sesak napas diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.[14]

Kredit foto: Foto: Ilustrasi ISPA (Ricdwan Abbas Bandaso/detikSulsel).[14]

Sources:
[14] https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8715252/kasus-ispa-di-bengkulu-melonjak-dinkes-minta-warga-waspadai-kabut-asap — Kasus ISPA di Bengkulu Melonjak, Dinkes Minta Warga Waspadai Kabut Asap

Baca juga